Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Yanabi'ul 'Ulum Wal Hikam: Semarak Ibadah dan Syiar Keagamaan
Selasa, 10 September 2024 (bertepatan dengan 5 Robiul Awwal 1446 H), Pondok Pesantren Yanabi Ul'Ulum Wal Hikam kembali menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan keberkahan. Kegiatan ini dihadiri oleh para santri, alumni, pengasuh pondok, serta jamaah Masjid Qowiyyudin yang berpartisipasi dalam rangkaian acara.
Sejak pagi, suasana pondok sudah dipenuhi nuansa religius dengan dimulainya khotmil Quran setelah shalat shubuh. Para santri dan beberapa keluarga Ndalem melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran hingga menjelang maghrib. Pembacaan Al-Quran ini menjadi salah satu puncak keagungan acara Maulid, mengingatkan pentingnya memuliakan Al-Quran sebagai pedoman hidup umat Islam.
Acara inti dimulai selepas shalat isya', saat seluruh santri berkumpul di musala pesantren untuk menyaksikan penampilan hadrah—kesenian tradisional Islami yang berisi puji-pujian kepada Rasulullah SAW. Alunan shalawat yang diiringi tabuhan rebana menciptakan suasana penuh spiritualitas, mengingatkan seluruh hadirin akan cinta dan kerinduan kepada Nabi Muhammad SAW.
Pada pukul 20.00 WIB, acara dilanjutkan dengan pembacaan rutinan Istighosa yang dipimpin oleh Kyai Mas Faruq Abdul Mu'id. Suasana semakin khusyuk ketika pembacaan Maulid Nabi Ad-Diba’i oleh Jamaah Masjid Qowiyuddin dimulai. Diiringi oleh lantunan syair-syair maulid yang menggambarkan keagungan Rasulullah SAW.
Peringatan Maulid Nabi di Pondok Pesantren Yanabi Ul'Ulum Wal Hikam bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi seluruh santri dan jamaah untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. "Semoga perayaan ini membawa keberkahan dan cahaya Maulid yang senantiasa menyinari hati kita semua," ungkap salah satu pengasuh pondok. Harapannya, acara ini dapat semakin mendekatkan umat kepada Allah SWT dan menguatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Selain menjadi syiar keagamaan, acara Maulid ini juga mempererat silaturahmi antara santri, alumni, pengasuh, dan masyarakat sekitar. Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara. Doa dipanjatkan agar Allah SWT meridhoi setiap amal kebaikan dan memberikan keberkahan di setiap langkah kehidupan umat Islam ke depan.
Perayaan ini menjadi pengingat bagi seluruh umat Muslim untuk terus memuliakan Rasulullah SAW dengan mengamalkan ajaran-ajaran mulia beliau serta berupaya meraih syafaatnya di hari akhirat kelak. Shalawat dan salam pun terus dikumandangkan sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah yang menjadi teladan utama umat Islam.